Postingan

Menampilkan postingan dengan label sedih

Langitku runtuh

Gambar
    Dahulu kita bersenang-senang. Tertawa lebar tak ada beban, Kala pagi hendak berganti siang. Kita janji tak akan saling melupakan, Kita janji tak akan lupa untuk saling menyapa, Kita janji untuk selau bersama, Namun waktu telah berjalan. Dahulu hanya ada kata “kita” yang dilontar dalam suatu perkumpulan Namun kini hanya ada kata “aku, kamu dan dia” dalam pecahan perkumpulan Semengerikan itukah hubungan kita sekarang?? apakah kata “kita” berlaku hanya untuk mengenang? Kita sampai dititik terjauh, dari bayang yang selama ini kita i nginkan . Sekian!. Semoga kalian mendapat apa yang di impikan!. pati, 20 september 2021

Sesuai waktu

Gambar
  Tak sampai membenci Namun detik sudah terlanjur berlalu Tragedi janji yang tak kunjung ditepatipun sudah terjadi berkali-kali. Engkau tak bersalah wahai sahabat. Tak perlu kau ungkapkan kata maaf. Aku tau, ini bukan masa lalu!. Dimana apapun tak jadi halangan untuk bertemu. Ini adalah masa kini! Dimana kita masing-masing punya kesibukan pribadi. Engkau tak bersalah wahai sahabat. Kau jalani hidumu, kujalani hidupku. Engkau bagian terindah dalam kisahku . Kumohon jangan salah langkah wahai sahabat!. Sekarang aku tak lagi bersamamu. Menghentikanmu dari segala hal yang tak perlu . Aku selalu bangga padamu atas pencapain baik dihidupmu. Walau kau dan aku, Kini berlawanan kubu. pati, 24 september 2021

Terungkapnya penggemar rahasia

Gambar
  Terungkapnya penggemar rahasia   Tuan seorang terkemuka, Sedang saya pencuri dari negara yang jauh disana. Ku curi dari tuan, Sebongkah hati dan secercah rasa. Namun kini tuan tau siapa pencurinya! Maka apa tanggapan tuan tentang saya? Apakah tuan akan menyiksa saya? Atau membiarkan saya? Untuk mengambil hati yang masih tersisa!                                                     Tangerang selatan, 08 Februari 2021 Inspirasi by : PYS  

tangis yang menyamar

Gambar
Oleh : arassh "Tangis yang menyamar"   Hujan turun bersama rindu yang tak terhitung jumlahnya Suaranya mengoyak dada Meluapkan sungai kerinduan Hujan turun bersama duka Disaat kenangan yang pernah terukir Kini hilang disapu genangannya Hujan turun membawa tangis yang menyamarkannya Menghasilkan senyuman penuh dusta

Aku dan kamu

Gambar
    Oleh : Sri - W AKU KAMU DAN DIA   Kamu langit, Aku bintang, dan Dia bulannya Jadi wajar kamu sering melihat kearahnya ketimbang aku Aku hanyalah salah satu dari berjuta bintang disekitarmu Dia mungkin memang indah, Dia cuma ada satu di langit, Dialah yang punya cahaya paling terang ketika malam. Dan aku, hanya kebalikannya Kecil, redup, dan tidak kelihatan_ Tapi semua itu tidak apa-apa Karena aku tahu, Aku mencintaimu tanpa perlu kamu lihat Lagi pula, aku tidak ingin kamu mencintaiku Hanya karena cahayaku yang terang Tapi karena kamu tahu Bahwa akulah yang sejak dulu paling dekat denganmu.               

Kemurnian Cinta

Gambar
  “kemurnian cinta”   Cinta dalam diam Dekap dalam sunyi Kasih yang tumbuh sepihak Mencoba menerpa halang rintang Tanpa balasan yang disayang Tanpa bantuan untuk berjuang Tanpa barang untuk selalu mengenang Bahkan tanpa indra Yang menyapa dan mengusir kerinduan Hanya do’a yang kusematkan disepertiga malam Dan sajak yang ku untai disecuil kertas berwarna putih terang Semoga tuhan mendengar dan mengabulkan segala permintaan Untuk menancapkan rasa yang tak sempat tertuang Untuk dia yang selalu kukenang Walau rasaku Hanya kusimpan dalam diam.                                                                     ...